Pelatih Madura United, Carlos Perreira, menegaskan timnya akan fokus melakukan pembenahan selama masa jeda paruh musim kompetisi BRI Super League 2025/2026. Langkah ini diambil menyusul performa kurang memuaskan Laskar Sape Kerrab di putaran pertama.
Dikutip dari laman resmi I.League pada Rabu, 14 Januari 2026, Perreira menjelaskan bahwa ia dan staf pelatih telah mengidentifikasi sejumlah catatan penting yang memerlukan perbaikan. “Kami sudah punya beberapa catatan dari beberapa laga kami. Poin-poin itu sudah kami diskusikan untuk kami selesaikan. Kami lakukan ini untuk berbenah, masih ada waktu yang cukup panjang,” ujar Perreira.
Madura United kini memiliki waktu lebih dari sepekan untuk mempersiapkan diri menghadapi paruh kedua musim. Persiapan ini krusial mengingat jadwal padat yang menanti, termasuk laga tandang melawan Persija Jakarta.
Tantangan di Paruh Kedua Musim
Laskar Sape Kerrab dijadwalkan akan bertandang ke markas Persija Jakarta di Stadion Jakarta International Stadium (JIS) pada Jumat, 23 Januari 2026, pukul 19.00 WIB. Pertandingan ini menjadi awal penting bagi Madura United untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen.
Saat ini, Madura United berada di peringkat ke-14 klasemen sementara BRI Super League dengan raihan 17 poin dari 17 pertandingan. Posisi ini jauh dari ideal, mengingat mereka hanya unggul tujuh poin dari zona degradasi. Kemenangan menjadi kebutuhan mendesak bagi skuad asuhan Carlos Perreira untuk menjauh dari ancaman degradasi.
Performa tim juga menjadi sorotan setelah menelan dua kekalahan beruntun pada pertandingan sebelumnya. Madura United takluk 0-1 dari Persebaya Surabaya dan kemudian dibungkam PSIM Yogyakarta dengan skor telak 0-3.
Sepanjang paruh pertama kompetisi BRI Super League, Madura United mencatatkan empat kemenangan, lima hasil imbang, dan delapan kekalahan dari total 17 pertandingan yang telah dilakoni.
