Satuan Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi penyintas bencana di Kabupaten Agam. Sebanyak 20 personel dikerahkan di Padang Gantiang, Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, untuk fokus pada pengecoran lantai.
Komandan Tim Pembangunan Huntara, Ipda Andi Susandi, menjelaskan bahwa pengerahan personel ini bertujuan agar pembangunan dapat segera rampung. “20 personel itu bekerja bersama tenaga pekerja bangunan lainnya agar pembangunannya cepat selesai,” kata Ipda Andi Susandi di Lubuk Basung, Minggu (25/1).
Menurut Ipda Andi, Satuan Brimob Polda Sumbar telah membantu pengerjaan pengecoran hunian sementara di empat titik sejak tiga hari lalu. Pihaknya menargetkan pengecoran lantai di Padang Gantiang dapat selesai pada hari ini, Senin (26/1), untuk kemudian dilanjutkan dengan pengerjaan lainnya. “Seharusnya pengerjaan sudah selesai, namun karena ada kendala maka penyelesaian pengecoran tertunda,” tambahnya.
Selain di Palembayan Agam, Satuan Brimob Polda Sumbar juga turut membantu pengerjaan huntara di Kapalo Koto Kota Padang, huntara Bayang Kabupaten Pesisir Selatan, dan Asam Pulau Kabupaten Padang Pariaman. Keterlibatan personel Brimob ini merupakan upaya percepatan agar hunian sementara tersebut dapat segera dihuni oleh para penyintas bencana.
Progres Pembangunan 88 Unit Huntara di Padang Gantiang
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Agam, Rinaldi, membenarkan bahwa pembangunan hunian sementara di Padang Gantiang, Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari Salareh Aia, akan berjumlah 88 unit. “Saat ini proses pembangunan hunian sementara sedang berlangsung,” ujar Rinaldi.
Secara keseluruhan, Rinaldi menyebutkan bahwa pembangunan huntara di Kabupaten Agam tersebar di tujuh titik. Lokasi-lokasi tersebut meliputi:
- Lapangan Bola SDN 05 Kayu Pasak Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan: 117 unit
- Padang Gantiang Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan: 88 unit
- Lapangan Bola Jajaran Tantaman, Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan: 51 unit
- Lahan DOB Bancah Balingka, Kecamatan Ampek Koto: 33 unit
- Lapangan Lambeh, Jorong Bukik Malanca, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak: 14 unit
- Lahan Kampung Ujuang, Jorong Bancah, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya: 35 unit
- Objek Wisata Linggai, Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya: 19 unit
Rinaldi menambahkan, “Khusus di SDN 05 Kayu Pasak Nagari Salareh Aia, pembangunan hunian sementara sudah selesai dan telah ditempati penyintas.”
