Polisi Tembak HK Rampok 18 Jam Tangan Mewah di dalam PIK gegara Melawan

Jakarta

Polisi sudah menangkap perampok bersenjata, HK, yang dimaksud menggasak 18 jam tangan mewah ke salah satu toko kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK). HK pun diperlihatkan pada konferensi pers yang mana dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya.

HK dijajarkan dengan tiga dituduh lainnya, yakni MAH, DK, kemudian TFZ. Saat berdiri, kaki sebelah kiri HK terlihat dibalut dengan perban. Dia juga tampak berjalan pincang.

Nginklan Yuk

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra mengungkap alasan polisi melakukan ‘tindakan tegas-terukur’ terhadap HK. Dia menyampaikan dituduh HK sempat berjuang melawan pada waktu ditangkap.

“Tindakan tegas yang dimaksud diwujudkan oleh petugas, setelahnya direalisasikan penangkapan, pada pada waktu proses pengembangan, tindakan mengejar para penadah, pada jalan dikerjakan perlawanan oleh Tersangka, sehingga kita lakukan tindakan tegas,” ujar Wira terhadap wartawan dalam Polda Metro Jaya, Hari Jumat (14/6/2024).

HK Ditangkap pada Cianjur

Polisi menangkap pria berinisial HK yang melakukan perampokan lalu menggasak 18 jam tangan mewah senilai Mata Uang Rupiah 12,85 miliar (sebelumnya ditulis Simbol Rupiah 14 miliar) ke kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2. Pelaku HK ditangkap dalam hotel ke kawasan Cipanas, Cianjur.

Nginklan Yuk
ADVERTISEMENT

Dalam video yang digunakan diterima detikcom, Kamis (13/6/2024), terlihat penyidik dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengunjungi hotel tempat keberadaan pelaku. Penyidik bergerak ke arah kamar tempat pelaku menginap.

Pelaku HK kaget lantaran, pada waktu pintu kamar dibuka, sudah ada ada penyidik. Pelaku tiarap ke lantai lalu bergetar ketika ditanya penyidik.

Penyidik kemudian melakukan penggeledahan dalam kamar tersebut. Terlihat belasan jam tangan yang tersebut digasak pelaku disimpan di dalam sebuah tas. Tas yang dimaksud disimpan pelaku di lemari kamar hotel.

“Kau jual ke mana? Masih utuh semua?” tanya penyidik.

“Nggak ada, Pak,” jawab pelaku dengan nada bergetar.

“Berapa totalnya (jam dicuri), berapa?” tanya penyidik.

“Saya nggak itung, Pak,” timpal pelaku.

“Kau main serupa siapa?” tanya penyidik lanjut.

“Nggak serupa siapa-siapa,” jawab pelaku.

(dnu/dnu)

Artikel ini disadur dari Polisi Tembak HK Rampok 18 Jam Tangan Mewah di PIK gegara Melawan

You might also like
Follow Gnews