BENGKULU, KOMPAS.com – Hujan deras yang mengguyur Kota Bengkulu sejak Kamis (1/1/2026) malam telah menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, merendam ratusan rumah warga. Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu bergerak cepat dengan mendirikan tenda pengungsian, mengirim mobil dapur umum, dan menyiagakan perahu karet di lokasi terdampak.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu, I Made Ardana, menyatakan bahwa tim gabungan telah berada di lapangan untuk memberikan bantuan. “Secara garis besar kami sudah kumpul di Perumahan Korpri. Itu salah satu kawasan yang paling parah banjirnya. Dari BPBD dan Tagana sudah siaga di lokasi untuk memberikan bantuan,” kata Made di Bengkulu, Sabtu (3/1/2026).

Wilayah Terdampak dan Penanganan

Beberapa wilayah yang paling parah terendam banjir meliputi Perumahan Korpri dan Perumahan Ejuka di Kelurahan Bentiring, Jalan Tanggul Gang Merpati II di Kelurahan Rawa Makmur, RT 7 di Kelurahan Semarang, serta Kelurahan Tanjung Jaya.

Selain merendam puluhan rumah, akses jalan di Kelurahan Rawa Makmur juga terpaksa ditutup total karena genangan air menutupi badan jalan, membuatnya tidak dapat dilalui kendaraan.

  Pemkab Blora Dorong Petani Melon Hidroponik Lokal Pasok Program Makan Bergizi Gratis, Jamin Pasar dan Gizi

BPBD Kota Bengkulu bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), Dinas Sosial, Satpol PP, serta tim Taruna Siaga Bencana (Tagana), telah bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan. Anggota BPBD Kota Bengkulu telah berada di lokasi terdampak dengan mendirikan tenda pengungsian serta mengerahkan mobil dapur umum berikut peralatan pendukung.

  • Di Perumahan Korpri Kelurahan Bentiring, BPBD mengerahkan mobil dapur umum lengkap dengan perahu karet, perahu fiber, dan tenda pengungsian.
  • Di Perumahan Ejuka, petugas telah memasang tenda dan bersiaga untuk melakukan evakuasi warga apabila diperlukan.

Data Sementara Rumah Terdampak

Terkait jumlah rumah warga yang terendam banjir, Made menjelaskan bahwa pendataan masih terus dilakukan karena kondisi air yang masih fluktuatif mengingat hujan masih terus terjadi. Data sementara menunjukkan:

  • Perumahan Korpri: 35 rumah terendam banjir.
  • Perumahan Ejuka: 60 rumah terendam.
  • Kelurahan Semarang: 20 rumah terendam.
  • Kelurahan Rawa Makmur: sekitar 50 rumah terendam.

Total sementara, sekitar 165 rumah warga di Kota Bengkulu terdampak banjir. Pihak berwenang terus mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat potensi hujan yang masih tinggi.

50% LikesVS
50% Dislikes