Fremont, California – Alamar Biosciences, Inc., perusahaan terkemuka di bidang proteomik presisi, mengumumkan peluncuran NULISAqpcr™ AD 5-plex Assay untuk tujuan penelitian (Research Use Only/RUO). Solusi inovatif ini dirancang untuk memajukan deteksi dini penyakit degenerasi saraf, khususnya Alzheimer, dengan mengukur lima biomarker penting dari satu sampel darah atau plasma.
NULISAqpcr AD 5-plex Assay memungkinkan pengukuran kuantitatif secara bersamaan terhadap biomarker yang direkomendasikan oleh Asosiasi Alzheimer. Biomarker tersebut meliputi tau 217 terfosforilasi yang berasal dari otak (BD-pTau217), rantai ringan neurofilamen (NfL), amiloid-beta 42 (Aβ42), protein asam fibrilasi glial (GFAP), dan status pembawa APOE4. Kombinasi ini memberikan sensitivitas, spesifisitas, dan kemudahan penggunaan yang tak tertandingi dalam penelitian.
Terobosan dalam Deteksi Biomarker Alzheimer
Dengan menggabungkan BD-pTau217, Aβ42, NfL, dan GFAP, pengujian ini memfasilitasi pemantauan patologi amiloid dan tau, degenerasi saraf, serta peradangan. Selain itu, tes ini secara akurat menentukan status pembawa APOE4, yang merupakan faktor risiko genetik terkuat untuk penyakit Alzheimer. Kemampuan ini menciptakan sarana yang luar biasa untuk penelitian translasi dan klinis, relevan tidak hanya untuk penyakit Alzheimer tetapi juga gangguan degenerasi saraf dan kognitif lainnya.
Dr. Yuling Luo, Pendiri, Pimpinan, dan Chief Executive Officer di Alamar, menyoroti pentingnya peluncuran ini. “Peluncuran NULISAqpcr AD 5-plex Assay merupakan pencapaian penting dalam upaya kami untuk memberikan solusi proteomik presisi bagi penyakit degenerasi saraf,” ujarnya. Dr. Luo menambahkan, “Dengan menggabungkan semua target protein yang penting ini ke dalam satu pengujian dengan alur kerja yang efisien, kami mendukung komunitas ilmu saraf untuk memajukan skrining, deteksi dini, dan diagnosis yang tepat untuk penyakit Alzheimer.”
Senada dengan itu, Dr. Steven Williams, Chief Scientific Officer di Alamar, menjelaskan dampak biomarker berbasis darah. “Biomarker berbasis darah mengubah penelitian Alzheimer, menyediakan cara yang akurat, lebih murah, dan lebih mudah didapatkan untuk menetapkan diagnosis dini dan membantu menentukan kelayakan terapi,” kata Dr. Williams. Ia juga membandingkan dengan metode sebelumnya, “Tes single-plex tradisional dapat mengukur biomarker ini secara individual, tapi perlu beberapa tes untuk memberikan gambaran lengkap tentang penyakit ini. Dengan NULISA™, sekarang kita dapat mengukur beberapa protein terkait Alzheimer dalam darah, yang masing-masing memberikan wawasan unik tentang patofisiologi yang mendasarinya.”
Alamar Biosciences berkomitmen untuk berkolaborasi dengan peneliti, dokter, dan mitra industri guna mengembangkan proteomik presisi dan meningkatkan hasil bagi penderita Alzheimer serta penyakit degenerasi saraf lainnya. NULISAqpcr AD 5-plex Assay kini tersedia sebagai layanan melalui Technology Access Program perusahaan.
Untuk informasi lebih lanjut tentang NULISAqpcr AD 5-plex Assay dan portofolio solusi proteomik presisi Alamar, kunjungi www.alamarbio.com.
Tentang Alamar Biosciences, Inc.
Alamar Biosciences adalah perusahaan swasta di bidang ilmu hayati yang berdedikasi untuk mendukung proteomik presisi guna mendeteksi penyakit lebih dini. Dengan memanfaatkan teknologi NULISA™ dan ARGO™ HT System eksklusifnya, platform Alamar dirancang untuk menyediakan sensitivitas amat sangat tinggi dan mengatasi berbagai keterbatasan utama yang dialami teknologi yang ada untuk menghasilkan proteomik presisi. Untuk informasi lebih lanjut, harap kunjungi alamarbio.com.
